Kondisi pasien saat pertama kali ditemui dengan rambut panjang yang tergulung

Pertemuan bersama TPKJM Kabupaten dan TPKJM Kecamatan palakka di Aula Pusksmas Palakka

Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) Kabupaten Bone Bergerak Melakukan Penanganan ODGJ Pasung, Wujudkan Bone Bebas Pasung

Tingginya angka Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Bone dari gangguan jiwa ringan hingga berat bahkan pasung, membuat Dinas Kesehatan Kabupaten Bone bersama dengan RSUD Tenriawaru dan Dinas Sosial melakukan langkah-langkah strategis penanganan dalam bentuk yang lebih nyata dan konkrit dengan terjun langsung melakukan kunjungan ke rumah-rumah pasien ODGJ khususnya pasien pasung dimana sebelumnya kegiatan kunjungan pasien ini hanya dilakukan di tingkat puskesmas/kecamatan

Sabtu, 13 Februari 2021 merupakan  awal kunjungan ODGJ Pasung di Kabupaten Bone oleh Tim Pelaksanan Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) Kabupaten Bone yang terdiri dari Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dokter spesialis kejiwaan RSUD Tenriawaru Kabupaten Bone, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bone, Kepala Seksi Pencegahan dan P2PTM dan Keswa  Dinkes Bone, Promosi Kesehatan RSUD Tenriawaru, Pengelola Program Kesehatan jiwa Dinkes Bone dan TPKJM Kecamatan Palakka yang terdiri dari Camat, Koramil, Kepolisian, Pemerintah Desa dan UPT Puskesmas Palakka. Kunjungan pertama ini dilakukan di Desa Panyili dan Desa Lemoape, Kecamatan Palakka.

Dalam sambutannya, Camat Palakka, Andi Ikbar Baso, SH., menyampaikan dukungan dan apresiasinya terhadap langkah yang diambil oleh TPKJM Kabupaten Bone  di wilayah Kecamatan Palakka. Sebagaimana yang disampaikan oleh kepala bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Kasmawar Abbas, DK., yang menjelaskan bahwa tujuan dari pertemuan ini untuk melakukan analisa permasalahan kasus ODGJ dari bottom up, selanjutnya melakukan pemetaan kasus dan mencari solusi dengan melibatkan sektor-sektor terkait.

Setelah pertemuan dan diskusi   dengan  berbagai masukan dari peserta pertemuan, maka tim sepakat untuk melakukan kunjungan kepada tiga orang pasien ODGJ pasung, di Desa Panyili dua orang dan di Desa Lemoape satu orang. Dalam kunjungan terhadap ketiga pasien tersebut, dokter spesialis kejiwaan, dr. Andi Nurfajriani, SpKJ melakukan edukasi kepada keluarga pasien sebelum melakukan tindakan pengobatan.  Bahkan pasien di Desa Lemoape yang menurut informasi keluarga sudah dipasung  kurang lebih selama 20 tahun sempat dimandikan dan dilakukan pemotongan rambut oleh Kanit Binmas Polsek Palakka bersama Petugas Promosi Kesehatan RSUD Tenriawaru.

Pada kesempatan ini, selain melakukan penanganan masalah kesehatan pasien, Tim juga memberikan perhatian berupa penyerahan sembako kepada keluarga pasien yang diharapkan sedikit dapat meringankan beban keluarga.

Kegiatan oleh TPKJM dijadwalkan pada beberapa Puskesmas di Kecamatan dengan kasus ODGJ yang dipasung.

Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat Kabupaten Bone
Kabid P2P Dinkes Bone melakukan pendekatan ke pasien dan keluarga pasien ODGJ Pasung di Desa Panyili
Edukasi pada keluarga pasien ODGJ Pasung kedua di Desa Panyili
Perjalanan Tim menuju rumah ODGJ Pasung di Desa Lemoape
Kondisi pasien saat pertama kali ditemui dengan rambut panjang yang tergulung
Dokter spesialis jiwa RSUD Tenriawaru melakukan tindakann injeksi pada pasien ODGJ Pasung di Desa Lemoape
Kanit Binmas Polsek Palakka menggunting rambut pasien ODGJ Pasung di Desa Lemoape
Pasien dimandikan setelah dilakukan pemotongan rambut
Kondisi pasien setelah cukur dan mandi
Penyerahan paket sembako kepada keluarga pasien di Desa Lemoape
Foto bersama Tim Kabupaten dan Tom Kecamatan sesaat setelah penanganan pasean ODGJ di Desa Lemoape